Bagaimana Cara Membuat Function di Oracle PL/SQL

Sintak Dasar

Untuk membuat Function di PL/SQL, Anda dapat menggunakan perintah CREATE OR REPLACE FUNCTION.



Dibawah ini adalah sintak dasar untuk membuat function di PL/SQL

CREATE [OR REPLACE] FUNCTION [nama_schema] nama_function
[(paramater [,paramater])]
RETURN tipe_data
IS | AS
  [deklarasi]
BEGIN
  [deklarasi]
[EXCEPTION]
  [deklarasi_exception]
END [nama_function];


Penjelasan sintak:
  • Tanda yang ada di dalam kurung siku "[ ]" merupakan bersifat opsional.
  • Paramater yang digunakan untuk membuat function ada 3, yaitu:
    1. IN - merupakan parameter yang nilainya dapat digunakan (ditangkap) pada bagian badan procedure atau function. Anda tidak harus menyertakan IN pada paramater, karena secara default Oracle akan membuatkannya.
    2. OUT - merupakan parameter yang nilainya dapat digunakan oleh si pemanggil procedure atau function.
    3. IN OUT - merupakan parameter yang nilainya digunakan oleh procedure atau function yang kemudian diproses, dan selanjutnya dikembalikan kepada si pemanggil procedure atau function.

Menggunakan/Memanggil Function

Anda dapat menggunakan Function yang telah Anda buat melalui SELECT Statement atau pun digunakan dalam Procedure ataupun program PL/SQL.

Contoh Select statement:

SELECT tambah(1,2)
  FROM dual;

Contoh Program PL/SQL:

DECLARE
  vHasil NUMBER;
BEGIN
  SELECT tambah(1,2) 
    INTO vHasil
    FROM dual;
    
  DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Hasil penambahan '||vHasil);  
END;


tambah adalah contoh nama function yang telah Anda buat.

Contoh

Dibawah ini adalah program untuk membuat Function di PL/SQL:

Contoh #1 - Membuat Function Tanpa Parameter

CREATE OR REPLACE FUNCTION cetak_bintang
RETURN VARCHAR2
IS
    vBintang VARCHAR(10);
BEGIN
    SELECT '*****' INTO vBintang
    FROM dual;
    
    RETURN vBintang;
END cetak_bintang;

Function created.

Output:

SQL> SELECT cetak_bintang
  2  FROM dual;

CETAK_BINTANG
-------------------------------
*****

Contoh #2 - Membuat Function dengan parameter IN.

CREATE OR REPLACE FUNCTION tambah_bilangan(bil_1 IN NUMBER, bil_2 IN NUMBER)
RETURN NUMBER
IS
    vTambah VARCHAR(10);
BEGIN
    SELECT bil_1 + bil_2 INTO vTambah
    FROM dual;
    
    RETURN vTambah;
END tambah_bilangan;

Output:

SQL> SELECT TAMBAH_BILANGAN(5,10)
  2  FROM dual;

TAMBAH_BILANGAN(5,10)
---------------------
                   15

Menghapus Function

Untuk menghapus sebuah function di Oracle, Anda dapat menggunakan sintak dibawah ini:

DROP FUNCTION nama_function;

Contoh:

DROP FUNCTION tambah_bilangan;


Sekian tutorial singkat Bagaimana Cara Membuat Function Di Oracle PL/SQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning PL/SQL.


Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dan Anda bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,

~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Bagaimana Cara Menggunakan Alias Di Oracle

Pada tutorial kali ini, Kita akan belajar Bagaimana Cara Menggunakan Alias di Database Oracle. Alias dapat digunakan pada level kolom maupun level tabel.


Apa Itu Alias?

Anda dapat menggunakan Alias (AS) di database Oracle untuk mempermudah dalam menulis query atau mempermudah dalam membaca query.

Dengan menggunakan Alias, kita dapat mempersingkat penulisan nama tabel dan kolom. Misalkan Anda mempunyai tabel dengan nama TBL_MAHASISWA, maka Anda dapat menggunakan alias pada tabel tersebut seperti MHS untuk mempersingkat penulisan query.

Sebagai contoh, Kita akan menggunakan tabel TBL_KARYAWAN dan TBL_JABATAN dengan data seperti dibawah ini:

TBL_KARYAWAN

nik nama gender kd_jabatan
0001 Nursalim Laki-Laki ACC
0002 Iin Parlina Perempuan PROG
0003 Wongso Wibowo Laki-Laki FIN
0004 Andi Rangkuti Laki-Laki PROG
0005 Naura Krasiva Perempuan ACC

TBL_JABATAN

kd_jabatan nama_jabatan
ACC Accounting
FIN Finance
PROG Programmer

Sebagai bahan latihan untuk tutorial kali, silahkan Anda buat table seperti di atas, dan masukkan data-data seperti diatas. Kemudian Anda langsung praktekkan sesuai contoh pada tutorial ini.

Baca Juga:

Menggunakan Alias Pada Tabel

Anda dapat menggunakan Alias pada nama tabel, dengan sintak seperti dibawah ini:

SELECT *
FROM nama_tabel AS nama_alias;

Contoh #1:

Dibawah ini adalah contoh sederhana penggunaan Alias pada nama tabel

SELECT tk.nik, tk.nama, tk.gender, tk.kd_jabatan
FROM tbl_karyawan AS tk;

Query di atas sebenarnya tidak terlalu berguna, karena Anda dapat langsung menggunakan query diatas tanpa harus menggunakan Alias.

Alias akan lebih terasa berguna, ketika Anda menggunakan Join Query yang menggabungkan beberapa tabel dalam satu query, seperti contoh #2 dibawah ini:

Contoh #2:

SELECT tk.nik, tk.nama, tk.kd_jabatan, td.nama_jabatan
FROM TBL_KARYAWAN AS tk,
     TBL_DEPARTEMEN AS td
WHERE tk.kd_departemen = td.kd_departemen;

Menggunakan Alias Pada Kolom

Anda dapat menggunakan Alias pada kolom seperti menggunakan Alias pada table. Sintaknya adalah sebagai berikut:

SELECT nama_kolom AS nama_kolom_as
  FROM nama_table;

Contoh #1:

SELECT nik AS "Nomor Induk Karyawan", nama AS "Nama Lengkap", gender AS "Jenis Kelamin"
  FROM tbl_karyawan;

Catatan:

Anda dapat memberikan tanda petik dua (") untuk nama alias yang lebih dari satu kata seperti query di atas.

Menggunakan Alias Untuk Sorting

Anda juga dapat menggunakan alias sebagai sorting untuk mengurutkan data baik secara ascending maupun descending. Perhatikan baik-baik contoh berikut ini:

SELECT nik AS "Nomor Induk Karyawan", nama AS "Nama Lengkap", gender AS "Jenis Kelamin"
  FROM tbl_karyawan
ORDER BY "Nama Lengkap";


Sekian tutorial singkat Bagaimana Cara Menggunakan Alias Di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat belajar Database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dan Anda bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,


~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Bagaimana Cara Menggunakan Where Clause Di Oracle Database

Pada tutorial Oracle database sebelumnya, Kita telah belajar Bagaimana Cara Menggunakan Perintah SELECT Query di Oracle. Pada pokok bahasan tutorial kali ini, kita akan belajar lebih mendalam tentang perintah SELECT yaitu dengan menambahkan WHERE Clause pada perintah tersebut.



WHERE Clause pada perintah SELECT digunakan untuk menyeleksi data atau record sesuai dengan kondisi yang diinginkan.

Sintak Dasar

Dibawah ini adalah sintak dasar perintah SELECT dengan WHERE Clause.

SELECT *
FROM nama_table
WHERE kondisi;

Contoh:

SELECT *
  FROM mahasiswa
 WHERE nama = 'Budi';

Perintah diatas akan menampilkan data dari table mahasiswa yang bernama 'Budi'.

Operator Yang Digunakan

Di bawah ini adalah tabel operator-operator yang sering digunakan dalam WHERE Clause di SELECT Statement.

Operator Keterangan
= Sama dengan
!= atau <> Tidak sama dengan
> Lebih besar dari
>= Lebih besar dari atau sama dengan
< Kurang dari
<= Kurang dari atau sama dengan
IS NULL Apakah record sama dengan null
IS NOT NULL Apakah record tidak sama dengan null
IN Apakah record berada dalam
NOT IN Apakah record berada diluar
LIKE Pencarian record berdasarkan wildcard
NOT LIKE Pencarian record tidak berdasarkan wildcard
BETWEEN Pencarian record berada dalam range antara nilai minimum dan maksimum
AND Logika AND (dan)
OR Logika OR (atau)

Contoh Kasus

Untuk lebih memperjelas pokok bahasan tutorial ini, saya akan memberikan beberapa contoh kasus yang sering banyak digunakan dalam penggunaan WHERE clause.

Silahkan anda ikuti langkah-langkah di bawah ini.
  1. Buat table MAHASISWA untuk menampung data mahasiswa dengan seperti dibawah ini

    SQL> CREATE TABLE mahasiswa(
      2  npm VARCHAR2(10),
      3  nama VARCHAR2(30),
      4  gender VARCHAR2(1),
      5  jurusan VARCHAR2(30),
      6  ipk NUMBER(3,2),
      7  PRIMARY KEY(npm)
      8  );
    
    Table created.
    
    
  2. Isi data atau Insert Data MAHASISWA dengan data seperti di bawah ini

    NPM Nama Gender Jurusan IPK
    20151001 Nurul P Akuntansi 3,1
    20152001 Budi L Teknik Mesin 2,9
    20153001 Ida P Sastra Inggris 3,5
    20154001 Eko L Teknik Informatika 3,25
    20151002 Dina P Akuntansi 3,3
    20154002 Doni L Teknik Informatika 2,75
    20154003 Dinda P Teknik Informatika 3,65
    20151003 Naura P Akuntansi 2,85
    20153002 Soni L Sastra Inggris 3,3
    20154004 Iski P Teknik Informatika 3,8

    SQL> INSERT INTO mahasiswa VALUES('20151001','Nurul','P','Akuntansi',3.1);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO mahasiswa VALUES('20152001','Budi','L','Teknik Mesin',2.9);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO mahasiswa VALUES('20153001','Ida','P','Sastra Inggris',3.5);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO mahasiswa VALUES('20154001','Eko','L','Teknik Informatika',3.25);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO mahasiswa VALUES('20151002','Dina','P','Akuntansi',3.3);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO mahasiswa VALUES('20154002','Doni','L','Teknik Informatika',2.75);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO mahasiswa VALUES('20154003','Dinda','P','Teknik Informatika',3.65);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO mahasiswa VALUES('20151003','Naura','P','Akuntansi',2.85);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO mahasiswa VALUES('20154004','Iski','P','Teknik Informatika',3.8);
    
    1 row created.
    
    SQL> commit;
    
    Commit complete.
    
    
  3. Tampilkan semua data Mahasiswa

    SQL> SELECT * FROM mahasiswa;
    
    
    Query diatas akan menampilkan data berikut ini:

    Menggunakan Where Clause di Oracle

  4. Tampilkan semua data Mahasiswa yang berjenis kelamin Pria

    SQL> SELECT * FROM mahasiswa
      2  WHERE gender = 'L';
    
    
    Query diatas akan menampilkan data berikut ini:

    Menggunakan Where Clause Di Oracle

  5. Tampilkan data mahasiswa berjenis kelamin pria dan yang mempunyai jurusan Teknik Informatika

    SQL> SELECT * FROM mahasiswa
      2  WHERE gender = 'L'
      3  AND jurusan = 'Teknik Informatika';
    
    
    Query diatas akan menampilkan data berikut ini:

    Cara Menggunakan Where Clause Di Oracle

Sekian tutorial Singkat Bagaimana Cara Menggunakan Where Clause di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat belajar Database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dan bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,

~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Bagaimana Cara Menggunakan Select Distinct Di Oracle

Apa Itu Distinct?

DISTINCT adalah salah satu operator di database Oracle  bahkan hampir di semua database yang digunakan untuk mencegah adanya duplikasi data atau record. Misalkan ada 10 orang yang bernama 'AHMAD', maka dengan menggunakan operator Distinct, Anda bisa mengeliminasi data 'AHMAD' menjadi satu nama saja.

Operator Distinct digunakan setelah keyword SELECT pada Select statement.


Sintak Dasar

Di bawah ini adalah sintak dasar Select Distinct di Oracle:

SELECT DISTINCT nama_kolom
FROM nama_tabel
WHERE kondisi

Contoh Latihan

Sebagai latihan penggunaan Select Distinct, Anda dapat mengikuti step-step dibawah ini:
  1. Buatlah tabel di database Oracle dengan nama TBL_KARYAWAN dan isi data tabel karyawan dengan data-data berikut:

    TBL_KARYAWAN
    NAMA_DEPAN NAMA_BELAKANG
    Agung Heriyadi
    Agung Supriyatna
    Ahmad Sahil
    Ahmad Sofyan
    Ana Fauziyah
    Asep Supriyatna
    Laura Krasiva
    Naura Krasiva
    Ngatimin
    Nurul Anwariyah
    Nurul Hikmah
    Sutrisno
    Zainuddin

    Script Buat Table

    SQL> CREATE TABLE TBL_KARYAWAN(
      2  nama_depan VARCHAR2(50),
      3  nama_belakang VARCHAR(50)
      4  );
    
    Table created.
    
    
    Baca juga: Membuat Tabel di Oracle Database.

    Script Insert Data

    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Agung','Heriyadi');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Agung','Supriyatna');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Ahmad','Sahil');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Ahmad','Sofyan');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Ana','Fauziyah');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Asep','Supriyatna');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Laura','Krasiva');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Naura','Krasiva');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Ngatimin',null);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Nurul','Anwariyah');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Nurul','Hikmah');
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Sutrisno',null);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO TBL_KARYAWAN VALUES('Zainuddin',null);
    
    1 row created.
    
    

    Baca juga: Insert Statement di Oracle Database.

  2. Tampilkan semua data Karyawan pada TBL_KARYAWAN

    SQL> SELECT * FROM tbl_karyawan;
    
    

    Menggunakan Select Distinct Oracle

    Query diatas menghasilkan 10 record karena ada 3 record yang dieliminasi yaitu nama Agung, Ahmad, dan Nurul yang awalnya double hanya ditampilkan satu record saja.

  3. Tampilkan Nama Depan Karyawan menggunakan Select Distinct. Dan lihat hasilnya.

    SQL> SELECT DISTINCT nama_depan FROM tbl_karyawan
    ORDER BY nama_depan;
    
    

  4. Tampilkan Nama Belakang menggunakan Select Distinct. Dan lihat hasilnya

    SQL> SELECT DISTINCT nama_belakang FROM tbl_karyawan;
    
    

Sekian tutorial singkat Bagaimana Cara Menggunakan Select Distinct Di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar Oracle.


Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dan Anda bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,


~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Bagaimana Cara Membuat, Mengubah, dan Menghapus Synonym Di Oracle Database

Apa Itu Synonym

Biasanya kita kalau mengakses sebuah object di database dari schema atau user lain misalkan table, maka kita harus menyertakan secara komplit nama_schema.nama_object. Contoh schema HR mempunyai tabel EMPLOYEE. dan schema lainnya misal ACCOUNTING ingin mengakses tabel EMPLOYEE milik HR, maka schema accounting harus mengaksesnya secara full yaitu HR.EMPLOYEE.

Selain untuk tujuan diatas, synonym juga dapat digunakan untuk:
  • Memperpendek nama dari sebuah object di database.
  • Dengan menggunakan keyword PUBLIC, kita bebas mengakses object di database dari user atau schema lain.

Sintax Dasar

Di bawah ini adalah sintak dasar pembuatan synonym di Oracle:

CREATE [OR REPLACE] [PUBLIC] SYNONYM nama_synonym
FOR nama_schema.object;

Penjelasan sintak:
  • [public] digunakan agar synonym dapa diakses secara bebas oleh user atau schema lainnya di database.
  • object adalah object di Oracle yang akan digunakan sebagai synonym. Object disini bisa berupa table, view, procedure, function, materialized view, sequence, dan lain sebagainya.

Membuat Synonym

Misalkan Anda ingin membuat sebuah synonym di tabel EMPLOYEE milik schema HR agar bisa diakses oleh user diluar schema HR, Anda bisa menggunakan perintah dibawah ini.

CREATE SYNONYM H_EMP
FOR HR.EMPLOYEE;

Setelah anda berhasil membuat  synonym H_EMP, maka user diluar schema HR dapat mengakses secara bebas synonym H_EMP.  Untuk mengaksesnya, dapat menggunakan perintah SELECT Query.

SELECT * FROM H_EMP;

Menampilkan Daftar Synonym

Anda dapat menampilkan daftar synonym yang ada di database dengan menggunakan query dibawah ini:

SELECT synonym_name, table_owner, table_name 
FROM user_synonyms;

Mengubah Synonym

Anda dapat mengubah synonym dengan menggunakan perintah dibawah ini:

CREATE OR REPLACE nama_synonym
FOR nama_skema.nama_object;

Menghapus Synonym

Untuk menghapus sebuah synonym, Anda dapat menggunakan sintak berikut:

DROP SYNONYM nama_synonym;

atau

DROP PUBLIC SYNONYM nama_synonym;

Contoh:

DROP SYNONYM H_EMP;


Sekian tutorial singkat Bagaimana Cara Membuat, Mengubah, dan Menghapus Synonym Di Oracle Database. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dan Anda bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,


~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Bagaimana Cara Membuat, Merubah, Dan Menghapus View Di Oracle

Apa Itu View?

VIEW adalah tabel virtual (virtual table) hasil dari sebuah statement Select Query. Mengapa View disebut virtual tabel? Jawabannya karena View mirip sebuah tabel yaitu berisi kolom atau field dan record tetapi view bersifat read only yaitu Anda tidak bisa melakukan proses insert data ke view. Disamping itu, kita juga bisa melakukan query dengan menggunakan View.


Catatan:

Data yang ada di View akan selalu up to date seiring dengan data yang ada di tabel.

Membuat View

Untuk membuat sebuah view di Oracle, Anda dapat menggunakan perintah CREATE VIEW. Di bawah ini adalah sintak dasar untuk membuat view di Oracle:

CREATE VIEW nama_view AS
SELECT kolom_1, kolom_2, kolom_n
FROM nama_table
WHERE kondisi;

Di bawah ini adalah langkah-langkah dalam membuat view sebagai bahan latihan.
  1. Buatlah sebuah table KARYAWAN dan isi datanya seperti berikut ini.

    Tabel KARYAWAN

    NIK Nama Kode_Department Gender Gaji_Pokok Tunjangan
    0001 Nursalim IT L 3000000 250000
    0002 Naura Krasiva Elsalna ACCOUNTING P 1750000 100000
    0003 Nani Indriyani IT P 2750000 200000
    0004 Ahmad Fathoni HRD L 1000000 100000
    0005 Bayu Dirgantara IT L 3000000 250000

    Script Buat Table

    SQL> CREATE TABLE karyawan (
      2  nik VARCHAR2(5) NOT NULL PRIMARY KEY,
      3  nama VARCHAR2(50) NOT NULL,
      4  gender CHAR(1) NOT NULL,
      5  department VARCHAR2(30) NOT NULL,
      6  gaji_pokok NUMBER(10) NOT NULL,
      7  tunjangan NUMBER(10) NOT NULL
      8  );
    
    Table created.
    
    
    Script Insert Data

    SQL> INSERT INTO karyawan VALUES('0001','Nursalim','L','IT',3000000,250000);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO karyawan VALUES('0002','Naura Krasiva Elsalna','P','ACCOUNTING',1750000,100000);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO karyawan VALUES('0003','Nani Indriyani','P','IT',2750000,200000);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO karyawan VALUES('0004','Ahmad Fathoni','L','HRD',1000000,100000);
    
    1 row created.
    
    SQL> INSERT INTO karyawan VALUES('0005','Bayu Dirgantara','L','IT',3000000,250000);
    
    1 row created.
    
    
  2. Tampilkan data dari tabel KARYAWAN

    SQL> SELECT * FROM karyawan;
    
    

    Membuat View di Oracle
  3. Buatlah sebuah view dengan nama V_KARYAWAN_IT yang mempunyai kolom NIK, Nama, Jenis Kelamin, Gaji Bersih dimana Gaji Bersih adalah Gaji Pokok + Tunjangan dari departement IT.

    SQL> CREATE VIEW V_KARYAWAN_IT AS
      2  SELECT nik, nama, gender "Jenis Kelamin", gaji_pokok+tunjangan "Gaji Bersih"
      3  FROM karyawan
      4  WHERE department = 'IT';
    
    View created.
    
    
  4. Tampilkan data dari view V_KARYAWAN_IT dengan menggunakan MySQL command line

    mysql> SELECT * FROM V_KARYAWAN_IT;
    
    

    Menampilkan View

Menampilkan Daftar View

Anda dapat menampilkan daftar atau list view yang ada di database MySQL dengan menggunakan perintah di bawah ini:

SQL> SELECT view_name FROM user_views;

VIEW_NAME
------------------------------
V_KARYAWAN_IT


Meng-Update View

Anda dapat meng-update view sesuai dengan kebutuhan Anda seperti menambahkan kolom pada view ataupun menambahkan filter pada Where Clause di view tersebut. Untuk mengupdate view, Anda bisa menggunakan perintah CREATE OR REPLACE VIEW.

Di bawah ini adalah sintak dasar untuk mengupdate view yang sudah ada di MySQL:

CREATE OR REPLACE VIEW nama_view AS
SELECT kolom_1, kolom_2, kolom_n
FROM nama_tabel
WHERE kondisi;

Sebagai Latihan, coba Anda modifikasi view V_KARYAWAN_IT diatas dengan menambahkan filter HANYA karyawan yang berjenis kelamin laki-laki saja.

SQL> CREATE OR REPLACE VIEW V_KARYAWAN_IT AS
  2  SELECT nik, nama, gender "Jenis Kelamin", gaji_pokok+tunjangan "Gaji Bersih"
  3  FROM karyawan
  4  WHERE department = 'IT'
  5  AND gender = 'L';

View created.


Menghapus View (Drop View)

Di bawah ini adalah sintak dasar untuk menghapus view di Oracle

DROP VIEW nama_view;

Contoh:

DROP VIEW V_KARYAWAN_IT;


Sekian tutorial singkat Bagaimana Cara Membuat, Merubah, Dan Menghapus View Di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar Oracle.


Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dan Anda bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,


~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Mengenal Dan Menggunakan Numeric Built-In Function Di Oracle

Pada tutorial sebelumnya Anda telah belajar tentang Penggunaan Fungsi String di MySQL. Melanjutkan pokok bahasan built-in function di database Oracle, pada tutorial kali ini akan dibahas tentang Numeric Function yang ada di database Oracle.

Apa Itu Numeric Function?

Numeric function adalah fungsi yang digunakan dalam operasi matematika. Database Oracle mempunyai segudang built-in numeric function yang bisa Anda gunakan.


Macam-Macam Numeric Function

Di bawah ini adalah tabel Numeric function di database Oracle:

Nama Fungsi Deskripsi
ABS(x) Menampilkan nilai absolute dari suatu bilangan.
ACOS(x) Menampilkan nilai Arc Cosinus dari suatu bilangan (x). Apabila bilangan (x) tidak mempunyai nilai antara -1 dan 1, maka akan mengeluarkan error "ORA-01428 argument 'x' is out of range".
ASIN(x) Menampilkan nilai Arc Sinus dari suatu bilangan (x). Apabila bilangan (x) tidak mempunyai nilai antara -1 dan 1, maka akan menampilkan error message "ORA-01428 argument 'x' is out of range".
ATAN(x) Menampilkan nilai Arc Tangen dari suatu bilangan (x).
AVG(value) Menampilkan nilai rata-rata atau average dari suatu bilangan.
CEIL(x) Menampilkan hasil pemotongan dari suatu bilangan pecahan(x) dibelakang koma (decimal) dan hasilnya dibulatkan keatas.
COS(x) Menampilkan nilai Cosinus dari suatu bilangan (x).
COUNT(value) Menampilkan jumlah record dari sebuah query.
EXP(x) Menampilkan hasil eksponensial suatu bilangan (x).
FLOOR(x) Menampilkan hasil pemotongan dari suatu bilangan pecahan (x) yang ada dibelakang koma (decimal).
GREATEST(x1, x2, ...) Menampilkan nilai terbesar dari beberapa bilangan di parameter.
LEAST(x1, x2, ...) Menampilkan nilai terkecil dari beberapa bilangan di parameter.
LENGTH(str) Menampilkan panjang karakter dari suatu string atau kata.
LN(x) Menampilkan bilangan logaritma natural dari sebuah bilangan (x).
MOD(x, y) Menampilkan nilai modulus dari suatu bilangan x dan y.
POWER(x,y) Menghasilkan nilai bilangan x pangkat y
ROUND(nilai,presisi) Menampilkan hasil dari pembulatan (rounding) suatu nilai atau bilangan sesuai dengan presisi yang diinginkan.
SIN(x) Menghasilkan nilai Sinus dari suatu bilangan (x)
SUM(x) Menampilkan jumlah total dari suatu bilangan (x)
SQRT(x) Menghasilkan nilai akar dari suatu bilangan (x)
TAN(x) Menghasilkan nilai Tangen dari suatu bilangan (x)
TRUNC(nilai,presisi) Menampilkan hasil pemotongan dari suatu nilai (bilangan) sesuai dengan presisi yang diinginkan.

Pada tutorial kali ini, Kita akan menggunakan tabel MAHASISWA sebagai contoh latihan disamping menggunakan tabel DUAL. Anda dapat menjalankan script di bawah ini untuk membuat tabel mahasiswa dan mengisi datanya.

Script Create Table

CREATE TABLE MAHASISWA
(
  NPM            VARCHAR2(10 BYTE),
  NAMA           VARCHAR2(30 BYTE),
  TEMPAT_LAHIR   VARCHAR2(30 BYTE),
  TANGGAL_LAHIR  DATE,
  GENDER         CHAR(1 BYTE),
  JURUSAN        VARCHAR2(30 BYTE),
  IPK            NUMBER(3,2)

)

Script Insert Data

Insert into MAHASISWA
   (NPM, NAMA, TEMPAT_LAHIR, TANGGAL_LAHIR, GENDER, JURUSAN, IPK)
 Values
   ('201482738', 'Nani Indriyani', 'Brebes', TO_DATE('01/12/1990 00:00:00', 'MM/DD/YYYY HH24:MI:SS'), 'P', 'Bahasa Inggris', 3.25);
Insert into MAHASISWA
   (NPM, NAMA, TEMPAT_LAHIR, TANGGAL_LAHIR, GENDER, JURUSAN, IPK)
 Values
   ('201498999', 'Nurul Hikmah', 'Bandung', TO_DATE('01/20/1996 00:00:00', 'MM/DD/YYYY HH24:MI:SS'), 'L', 'Teknik Informatika', 3);
Insert into MAHASISWA
   (NPM, NAMA, TEMPAT_LAHIR, TANGGAL_LAHIR, GENDER, 
    JURUSAN, IPK)
 Values
   ('201498989', 'Ahmad Fatoni', 'Jakarta', TO_DATE('03/01/1995 00:00:00', 'MM/DD/YYYY HH24:MI:SS'), 'L', 'Teknik Informatika', 2.75);
COMMIT;


ABS(x)

Fungsi ABS (absolute) digunakan untuk menampilkan nilai absolute atau mutlak dari suatu bilangan. Nilai absolute adalah nilai yang selalu bernilai positif.

Contoh #1:

SQL> SELECT ABS(5) FROM dual;

    ABS(5)
----------
         5

Contoh #2:

SQL> SELECT ABS(-5) FROM dual;

   ABS(-5)
----------
         5

ACOS(x)

Fungsi ACOS(x) digunakan menampilkan nilai Arc Cosinus dari suatu bilangan. Apabila bilangan (x) tidak mempunyai rentang nilai antara -1 dan 1, maka akan menampilkan error message "ORA-01428 argument 'x' is out of range".


Contoh #1:

SQL> SELECT ACOS(0.5) FROM dual;

 ACOS(0.5)
----------
1,04719755

Contoh #2:

SQL> SELECT ACOS(2) FROM dual;
SELECT ACOS(2) FROM dual
            *
ERROR at line 1:
ORA-01428: argument '2' is out of range


ASIN(x)

Menampilkan nilai Arc Sinus dari suatu bilangan (x). Apabila bilangan (x) tidak mempunyai rentang nilai antara -1 dan 1, maka akan menampilkan error message "ORA-01428 argument 'x' is out of range". 

Contoh #1:

SQL> SELECT ASIN(2) FROM dual;
SELECT ASIN(2) FROM dual
            *
ERROR at line 1:
ORA-01428: argument '2' is out of range

Contoh #2:

SQL> SELECT ASIN(0.5) FROM dual;

 ASIN(0.5)
----------
,523598776


ATAN(x)

Menampilkan nilai Arc Tangen dari suatu bilangan (x). 

Contoh #1:

SQL> SELECT ATAN(0.5) FROM dual;

 ATAN(0.5)
----------
,463647609


Contoh #2:

SQL> SELECT ATAN(2) FROM dual;

   ATAN(2)
----------
1,10714872


AVG(value)

Fungsi AVG(value) digunakan untuk menampilkan nilai rata-rata atau average dari suatu bilangan (value).

Contoh:
SQL> SELECT AVG(ipk) FROM mahasiswa;

  AVG(IPK)
----------
         3


CEIL(x)

Fungsi CEIL() digunakan untuk menampilkan hasil pemotongan dari suatu bilangan pecahan(x) dibelakang koma (decimal) dan hasilnya dibulatkan keatas.

Contoh:

SQL> SELECT CEIL(123.6789) FROM dual;

CEIL(123.6789)
--------------
           124


COS(x)

Fungsi COS(x) digunakan nilai Cosinus dari suatu bilangan(x).

Contoh:

SQL> SELECT COS(45) FROM dual;

   COS(45)
----------
,525321989


COUNT(value)

Fungsi COUNT() digunakan untuk menampilkan jumlah record dari sebuah query.

Contoh:

SQL> SELECT COUNT(*) FROM mahasiswa;

  COUNT(*)
----------
         3


EXP(x)

Fungsi EXP() digunakan untuk menampilkan hasil eksponensial suatu bilangan (x).

Contoh:



FLOOR(x)

Fungsi FLOOR() digunakan untuk menampilkan hasil pemotongan dari suatu bilangan pecahan (x) yang ada dibelakang koma (decimal).

Contoh:

SQL> SELECT FLOOR(123.6789) FROM dual;

FLOOR(123.6789)
---------------
            123


GREATEST(x1, x2, ...)

Fungsi GREATEST(x1,x2,...) digunakan untuk menampilkan nilai terbesar dari beberapa bilangan di parameter (x1, x2, ...). Fungsi ini dapat memiliki lebih dari dua argument atau parameter.


Contoh:

SQL> SELECT GREATEST(10,30,100) FROM dual;

GREATEST(10,30,100)
-------------------
                100

LEAST(x1, x2, ...)

Fungsi LEAST(x1,x2, ...) digunakan untuk menampilkan nilai terkecil dari beberapa bilangan di parameter (x1, x2, ...). Fungsi ini dapat memiliki lebih dari dua argument atau paremeter.

Contoh:

SQL> SELECT LEAST(10,30,100) FROM dual;

LEAST(10,30,100)
----------------
              10


LENGTH(str)

Fungsi LENGTH() digunakan untuk menampilkan panjang karakter dari suatu string atau kata.

Contoh:

SQL> SELECT LENGTH(nama) FROM mahasiswa;

LENGTH(NAMA)
------------
          14
          12
          12


LN(x)

Fungsi LN() digunakan untuk menampilkan bilangan logaritma natural dari sebuah bilangan (x).

Contoh:

SQL> SELECT LN(10) FROM dual;

    LN(10)
----------
2,30258509


MOD(x, y)

Fungsi MOD(x,y) digunakan untuk menampilkan nilai modulus dari suatu bilangan x dan y.

Contoh:

SQL> SELECT MOD(7,2) FROM dual;

  MOD(7,2)
----------
         1


POWER(x,y)

Fungsi POWER(x,y) digunakan untuk menampilkan hasil nilai bilangan dari x pangkat y.

Contoh:

SQL> SELECT POWER(2,3) FROM dual;

POWER(2,3)
----------
         8


ROUND(nilai,presisi)

Fungsi ROUND() digunakan untuk menampilkan hasil dari pembulatan (rounding) suatu nilai atau bilangan sesuai dengan presisi yang diinginkan.

Contoh:

SQL> SELECT ROUND(123.6789,1), ROUND(123.6789,2), ROUND(123.6789,3) FROM dual;

ROUND(123.6789,1) ROUND(123.6789,2) ROUND(123.6789,3)
----------------- ----------------- -----------------
            123,7            123,68           123,679

SIN(x)

Fungsi SIN(x) digunakan untuk menghasilkan nilai Sinus dari suatu bilangan (x).

Contoh:

SQL> SELECT SQRT(45) FROM dual;

  SQRT(45)
----------
6,70820393


SQRT(x)

Fungsi SQRT(x) digunakan untuk menghasilkan nilai akar dari suatu bilangan (x)

Contoh:

SQL> SELECT SQRT(25) FROM dual;

  SQRT(25)
----------
         5


SUM(x)

Fungsi SUM() digunakan untuk menampilkan jumlah total dari suatu bilangan (x).

Contoh :

SQL> SELECT SUM(ipk) FROM mahasiswa;

  SUM(IPK)
----------
         9


TAX(x)

Fungsi TAN(x) digunakan untuk menghasilkan nilai Tangen dari suatu bilangan (x).

SQL> SELECT TAN(45) FROM dual;

   TAN(45)
----------
1,61977519


TRUNC(nilai,presisi)

Fungsi TRUNC() digunakan untuk menampilkan hasil pemotongan dari suatu nilai (bilangan) sesuai dengan presisi yang diinginkan.

Contoh:

SQL> SELECT TRUNC(123.6789,1), TRUNC(123.6789,2), TRUNC(123.6789,3) FROM dual;

TRUNC(123.6789,1) TRUNC(123.6789,2) TRUNC(123.6789,3)
----------------- ----------------- -----------------
            123,6            123,67           123,678



Rekomendasi Tutorial


Sekian tutorial singkat Bagaimana Cara Menggunakan Numeric Built-in Functions Di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar Database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dan Anda bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,


~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Bagaimana Cara Menggunakan SELECT Statement Di Oracle SQL

Apa itu Select Statement?

Pada tutorial kali ini, Kita akan belajar Menggunakan SELECT Statement di Oracle SQL (Structure Query Language). Hampir setiap vendor database seperti Oracle, MySQL, PostgreSQL, dan lain sebagainya pasti memiliki SELECT Statement.



SELECT Statement digunakan untuk menampilkan (retrieve) data di suatu table sesuai dengan kebutuhan pengguna. Misalkan Anda mempunyai sebuah table MAHASISWA, kemudian Anda ingin menampilkan jumlah data mahasiswa perempuan dan mahasiswa laki-laki, maka Anda harus menggunakan SELECT Statement sesuai kebutuhan tersebut.

Sintak Dasar

Pada tutoria kali ini kita akan membahas dasar-dasar SELECT Statement di Oracle. Untuk penggunaan SELECT Statement tingkat lanjut, akan kita bahas pada tutorial selanjutnya.

Di bawah ini adalah sintak dasar SELECT Statement di Oracle:

SELECT [* | ALL | DISTINCT | kolom_1, kolom_2, ...]
FROM nama_table
WHERE where_clause
GROUP BY nama_kolom
HAVING having_clause
ORDER BY nama_kolom [ASC | DESC]

Penjelasan sintak:
  • Keyword * digunakan untuk menampilkan semua data di suatu table.
  • Keyword ALL digunakan untuk menampilkan semua data di suatu table. Fungsinya sama seperti keyword *.
  • Keyword DISTINCT digunakan untuk menampilkan data, dimana data yang sama atau duplikat akan di eliminasi.
  • WHERE clause digunakan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu atau kondisi tertentu. Di dalam WHERE clause ini, kita dapat menggunakan fungsi LIKE, BETWEEN, IS NULL, IS NOT NULL, EXISTS, NOT EXISTS, dan sebagainya. WHERE clause bersifat opsional alias tidak wajib disertakan dalam SELECT statement.
  • GROUP BY clause digunakan untuk mengelompokkan data sesuai dengan kriteria. GROUP BY clause biasanya digunakan dalam penggunaan Fungsi Aggregate di SQL. GROUP BY clause bersifat opsional alias tidak wajib.
  • HAVING clause harus digunakan ketika Anda menggunakan GROUP BY clause. Kalau Anda menggunakan HAVING clause tanpa GROUP BY clause, maka query akan menampilkan pesan error. HAVING clause bersifat opsional alias tidak wajib.
  • ORDER BY clause digunakan untuk mengurutkan data secara ascending atau descending. Apabila Anda tidak menyertakan keyword ASC atau DESC pada ORDER BY clause, maka secara default adalah data diurutkan secara ascending. ORDER BY clause ini bersifat opsional alias tidak wajib.


Latihan Soal

Latihan #1

Buatlah sebuah table dengan nama KARYAWAN dengan struktur kolom seperti dibawah ini:
  • NIK VARCHAR2(5)
  • nama VARCHAR2(30)
  • gender CHAR(1)
  • jabatan VARCHAR2(30)
Jawaban #1

CREATE table KARYAWAN(
  nik VARCHAR2(5),
  nama VARCHAR2(30),
  gender CHAR(1),
  jabatan VARCHAR2(30)
);

Baca Juga : Membuat Table di Database Oracle.

Latihan #2

Masukkan data pada tabel KARYAWAN diatas dengan data-data berikut:

NIK Nama Gender Jabatan
001 Naura Krasiva P Direktur
002 Bayu Indardi L Staff
003 Nurul Hikmah P Manajer
004 Bradpit L Staff
005 Alexis Sanches L Kepala Bagian

Jawaban #2

INSERT INTO karyawan VALUES('001','Naura Krasiva','P','Direktur');
INSERT INTO karyawan VALUES('002','Bayu Indardi','L','Staff');
INSERT INTO karyawan VALUES('003','Nurul Hikmah','P','Manajer');
INSERT INTO karyawan VALUES('004','Bradpit','L','Staff');
INSERT INTO karyawan VALUES('005','Alexis Sanches','L','Kepala Bagian');
COMMIT;

Baca Juga : Insert data pada table di Oracle database.

Latihan #3

Tampilkan semua data pada tabel KARYAWAN

Jawaban #3

SELECT * FROM karyawan;

Latihan #4

Tampilkan data NIK, Nama, dan Jabatan pada tabel KARYAWAN

Jawaban #4

SELECT nik, nama, jabatan FROM karyawan;

Latihan #5

Tampilkan semua data pada tabel KARYAWAN yang berjenis kelamin laki-laki

Jawaban #5

SELECT * FROM karyawan
WHERE gender = 'L';


Sekian tutorial Singkat Bagaimana Cara Menggunakan SELECT Statement Di Oracle SQL. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dan Anda bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,


~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Mengenal dan Menggunakan Perintah Alter Table di Oracle

Pada tutorial kali ini, Kita akan belajar lebih detail tentang perintah Alter Table di database Oracle. Sebelum belajar lebih detail, Anda harus mengerti lebih dahulu Cara Membuat Table di Oracle database.


Apa itu Alter Table?

ALTER TABLE adalah salah satu perintah di Oracle yang digunakan untuk merubah struktur suatu table, seperti melakukan proses dibawah ini:
  • Menambah suatu kolom di table
  • Merubah tipe data suatu kolom
  • Merubah nama table
  • Menghapus suatu kolom

Menambah Kolom (Add Column)

Untuk menambah kolom pada suatu table, Anda dapat menggunakan perintah berikut ini:

ALTER TABLE nama_table
        ADD nama_kolom tipe_data[(ukuran)];

Contoh:

SQL> ALTER TABLE karyawan
        ADD jabatan VARCHAR2(50);

Contoh diatas adalah cara menambahkan satu kolom ke dalam suatu table. Lantas, bagaimana cara menambahkan banyak kolom (multiple) kedalam suatu table? Anda dapat menggunakan perintah dibawah ini:

ALTER TABLE nama_table
        ADD (nama_kolom tipe_data[(ukuran)],
             nama_kolom tipe_data[(ukuran)],
        ...);

Contoh:

SQL> ALTER TABLE karyawan
   ADD ( jabatan VARCHAR2(50),
         manajer VARCHAR2(50),
         gaji NUMBER(5));

Merubah Tipe Data Kolom

Anda dapat merubah tipe data di kolom pada suatu table dengan menggunakan perintah dibawah ini:

ALTER TABLE nama_table
     MODIFY nama_kolom tipe_data[(ukuran)];

Contoh:

SQL> ALTER TABLE karyawan
  MODIFY jabatan VARCHAR2(100) NOT NULL;

Merubah atau Modifikasi Banyak Kolom

Anda dapat merubah atau memodifikasi banyak kolom sekaligus pada perintah Alter Table dengan cara menggunakan perintah dibawah ini:

ALTER TABLE nama_table
  MODIFY (kolom_1 tipe_data,
          kolom_2 tipe_data,
          ...
          kolom_n tipe_data);

Contoh:

SQL> ALTER TABLE karyawan
  MODIFY (jabatan VARCHAR2(100) NOT NULL,
          manajer VARCHAR2(100) NOT NULL,
          gaji NUMBER(10) NOT NULL);

Mengubah Nama Kolom di Table

Anda dapat mengubah sebuah nama kolom di table dengan menggunakan perintah dibawah ini:

ALTER TABLE nama_table
  RENAME COLUMN nama_kolom_lama TO nama_kolom_baru;


Contoh:

SQL> ALTER TABLE karyawan
   RENAME COLUMN manajer TO manajer_lama;

Menghapus Kolom di Table

Anda dapat menghapus suatu kolom di table dengan menggunakan sintak dibawah ini:

ALTER TABLE nama_table
  DROP COLUMN nama_kolom;

Contoh:

SQL> ALTER TABLE karyawan
       DROP COLUMN manajer;

Mengubah Nama Table (Rename Table)

Anda dapat mengubah nama sebuah table dengan menggunakan sintak dibawah ini:

ALTER TABLE nama_table_lama
  RENAME TO nama_table_baru;

Contoh:

SQL> ALTER TABLE karyawan 
       RENAME TO karyawan_backup;

Table altered.

Referensi

Sekian tutorial singkat Mengenal dan Menggunakan Perintah Alter Table di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan anda share dan bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,

Naura-Lab

Bagaimana Cara Menggunakan Check Constraint Pada Oracle

Apa itu Check Constraint?

Check constraint digunakan untuk memvalidasi data yang masuk apakah sesuai dengan kondisi yang telah ditentukan atau tidak. Check constraint selalu bernilai true atau false. Jika bernilai true artinya data boleh dimasukkan, sedangkan bila bernilai false data ditolak.



Misalkan, sebuah kolom Gender di table Pegawai mempunyai constraint Check yaitu hanya boleh diisi oleh karakter 'L' untuk laki-laki, dan 'P' untuk perempuan, maka ketika ada data yang tidak sesuai selain 'L' dan 'P', maka akan ditolak.

Ketika Anda mencoba untuk memasukkan data yang tidak sesuai dengan kondisi pada Check constraint, maka akan keluar error message "ORA-02290: check constraint xxx violated".

Mendefiniskan Constraint

Ketika Anda membuat sebuah table, Anda dapat langsung mendefinisikan Check constraint dengan dua cara, yaitu:
  1. Mendefinisikan Check constraint pada level kolom/field.

    Anda dapat langsung memberikan Check constraint dengan menambahkan langsung pada atribut di kolom atau field. Sintaknya adalah sebagai berikut:

    SQL> CREATE TABLE nama_table(
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ] CHECK (nama_kolom kondisi),
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ] CHECK (nama_kolom kondisi),
     ....
    );
    

    Contoh:

    SQL> CREATE TABLE pegawai(
      2  kode_pegawai VARCHAR2(5) NOT NULL,
      3  nama_pegawai VARCHAR2(40) NOT NULL,
      4  gender CHAR(1) NOT NULL CHECK(gender IN('L','P')),
      5  department VARCHAR2(40) NOT NULL CHECK(department = 'IT'));
    
    Table created.
    

    Keterangan:

    - Data yang masuk pada kolom gender hanya boleh data karakter 'L' atau 'P'
    - Data yang masuk pada kolom department hanya boleh department 'IT'
    - Ketika anda tidak memberikan nama pada constraint Check, secara default Oracle akan memberikan nama Check constraint dengan nama SYS_C0xxx.

  2. Mendefinisikan Check constraint pada level table

    Anda dapat mendefinisikan Check constraint pada level table dengan menggunakan perintah dibawah ini:

    SQL> CREATE TABLE nama_table(
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ],
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ],
     ...,
     CHECK ( nama_kolom kondisi),
     CHECK ( nama_kolom kondisi),
     ...
    );
    

    Contoh:

    SQL> CREATE TABLE pegawai(
      2  kode_pegawai VARCHAR2(5) NOT NULL,
      3  nama_pegawai VARCHAR2(40) NOT NULL,
      4  gender CHAR(1),
      5  department VARCHAR2(40),
      6  CHECK(gender IN('L','P')),
      7  CHECK(department = 'IT')
      8  );
    
    Table created.
    
    

Menambahkan Check Constraint dengan Alter Table

Check constraint tidak hanya Anda buat ketika membuat sebuah table. Anda juga bisa membuat Check constraint setelah table selesai dibuat. Tujuannya adalah ketika Anda lupa untuk memberikan Check constraint pada table.

Anda dapat menambahkan Check constraint dengan perintah "ALTER TABLE ADD CONSTRAINT". Sintaknya adalah sebagai berikut:

SQL> ALTER TABLE nama_table
  ADD CONSTRAINT nama_constraint CHECK(nama_kolom kondisi);


Contoh:

SQL> ALTER TABLE pegawai
   ADD CONSTRAINT check_gender CHECK(gender IN('L','P'));

Menampilkan Check Constraint

Anda dapat menampilkan daftar Check constraint pada suatu table dengan menggunakan query dibawah ini:

SQL> SELECT constraint_name, constraint_type
  2  FROM all_constraints
  3  WHERE table_name = 'PEGAWAI'
  4  AND constraint_type = 'C';

CONSTRAINT_NAME                C
------------------------------ -
SYS_C0053561                   C
SYS_C0053562                   C
SYS_C0053563                   C
SYS_C0053564                   C


Keterangan:

- table_name = 'PEGAWAI' adalah nama table dimana Check constraint dibuat. Nama table harus huruf kapital.
- constraint_type = 'C', adalah tipe dari Check constraint.

Menghapus Constraint Dengan Alter Table

Anda dapat menghapus Check constraint pada suatu table dengan menggunakan perintah dibawah ini:

SQL> ALTER TABLE nama_table
     DROP CONSTRAINT nama_constraint;


Contoh:

SQL> ALTER TABLE pegawai
  2  DROP CONSTRAINT SYS_C0053564;

Table altered.

Referensi


Sekian tutorial Bagaimana Cara Menggunakan Check Constraint di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan anda share dan bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,

Naura-Lab

Bagaimana Cara Menggunakan Primary Key Constraint di Oracle

Pada tutorial sebelumnya, kita telah belajar tentang Pengenalan Singkat Constraint di Oracle. Pada tutorial kali ini, kita akan membahas lebih detail macam-macam constraint di Oracle khususnya membahas tentang constraint Primary Key.


Apa Itu Primary Key?

Primary Key atau kunci utama adalah salah satu constraint di database Oracle yang digunakan untuk mencegah duplikasi data, agar data bersifat unik.

Ada beberapa point penting tentang constraint primary key yaitu:
  1. Kolom atau field yang mempunyai constraint primary key secara otomatis juga field tersebut mempunyai atribut Not Null.
  2. Data yang masuk ke dalam kolom harus bersifat unik.
  3. Kolom yang mempunyai constraint primary key artinya bahwa kolom itu bersifat mandatory atau harus diisi.

Mendefiniskan Primary Key (Create Table)

Ketika Anda membuat sebuah table, Anda dapat langsung membuat atau mendefinisikan constraint primary key dengan dua cara, yaitu:
  • Mendefinisikan primary key pada level kolom/field.

    Anda dapat mendefinisikan primary key pada level kolom dengan menggunakan perintah berikut ini:

    CREATE TABLE nama_table(
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ] PRIMARY KEY,
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ] PRIMARY KEY,
     ....
    );
    

    Contoh:

    SQL> CREATE TABLE karyawan(
      2  id NUMBER(3,0) PRIMARY KEY,
      3  nama VARCHAR2(30),
      4  alamat VARCHAR(100),
      5  phone_no VARCHAR2(30)
      6  );
    
    Table created.
    
    

  • Mendefinisikan primary key pada level table

    CREATE TABLE nama_table(
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ],
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ],
     ...,
     PRIMARY KEY ( nama_kolom, ... ),
     ...
    );
    

    Contoh:

    SQL> CREATE TABLE karyawan(
      2  id NUMBER(3,0) PRIMARY KEY,
      3  nama VARCHAR2(30),
      4  alamat VARCHAR(100),
      5  phone_no VARCHAR2(30),
      6  PRIMARY KEY(id)
      7  );
    
    Table created.
    
    

    Sebagai tambahan, Anda juga bisa mendefinisikan constraint pada level table dengan cara menambahkan nama constraint seperti sintak dibawah ini:

    CREATE TABLE nama_table(
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ],
     nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ],
     ...,
     CONSTRAINT nama_constraint PRIMARY KEY ( nama_kolom, ... ),
     ...
    );
    

    Contoh:

    SQL> CREATE TABLE karyawan(
      id NUMBER(3,0),
      nama VARCHAR(30),
     alamat VARCHAR(100),
     phone_no VARCHAR(20),
     CONSTRAINT pk_id PRIMARY KEY(id)
    );
    
    Table created.
    

Add Primary Key Menggunakan Alter Table


Anda dapat menambahkan constraint primary key setelah Anda membuat table dengan perintah ALTER TABLE. Tujuannya adalah ketika Anda lupa mendefinisikan primary key sewaktu membuat table.

Anda dapat menggunakan sintak dibawah ini untuk menambahkan constraint Primary Key:

ALTER TABLE nama_table
 ADD PRIMARY KEY (column_name, ...);


Contoh:

SQL> ALTER TABLE karyawan ADD PRIMARY KEY (id);

Table altered.

Menampilkan Constraint

Untuk menampilkan constraint yang telah Anda buat, anda bisa menggunakan query di bawah ini:

SQL> SELECT constraint_name, constraint_type, table_name
  2  FROM user_constraints
  3  WHERE table_name = 'KARYAWAN'
  4  and constraint_type = 'P';

CONSTRAINT_NAME                C TABLE_NAME
------------------------------ - ------------------------------
SYS_C0053518                   P KARYAWAN


table_name pada query diatas, dapat Anda ganti sesuai dengan table yang diinginkan.

Drop Primary Key

Untuk menghapus constraint primary key, Anda dapat menggunakan sintak di bawah ini:

ALTER TABLE nama_table 
      DROP PRIMARY KEY;

Contoh:

ALTER TABLE karyawan DROP PRIMARY KEY;


Atau Anda juga bisa menggunakan perintah dibawah ini:

SQL> ALTER TABLE nama_table DROP CONSTRAINT nama_constraint;

Contoh:

SQL> ALTER TABLE karyawan DROP CONSTRAINT pk_id;

Table altered.

Referensi


Sekian tutorial Bagaimana Cara Menggunakan Primary Key Constraint di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan anda share dan bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,

Naura-Lab

Mengenal Macam-Macam Constraint di Oracle Database

Apa itu Constraint?

Constraint adalah batasan atau aturan yang diaplikasikan terhadap kolom/field suatu table, yang bertujuan untuk menjaga integritas data.



Dengan adanya Constraint, akan meminimalisasi kesalahan data akibat kesalahan memasukan data oleh pengguna.

Pemberian constraint, dapat anda lakukan ketika proses pembuatan table dan bisa juga setelah table dibuat dengan menggunakan perintah ALTER TABLE ADD CONSTRAINT.

Mendefiniskan Constraint

Anda dapat mendefinisikan constraint di Oracle dengan dua cara, yaitu:
  1. Mendefinisikan Constraint Pada Level Column/Field

    Anda dapat mendefinisikan constraint pada level kolom dengan menggunakan perintah di bawah ini:

    ...
    nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ] [nama_constraint],
    ....
    

  2. Mendefinisikan Constraint Pada Level Tabel

    Anda dapat mendefinisikan constraint pada level table dengan menggunakan perintah di bawah ini:

    ...
    nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ],
    nama_kolom tipe_data[(size)] [ NULL | NOT NULL ],
    [ CONSTRAINT nama_constraint 
     PRIMARY KEY ( col1, col2, ... ) |
     FOREIGN KEY ( col1, col2, ... ) REFERENCES table_2 [ ( col1, col2, ... ) 
      [ ON UPDATE | ON DELETE 
       [ NO ACTION | SET NULL | SET DEFAULT | CASCADE ] 
      ] 
     ] |
     UNIQUE ( col1, col2, ... ) |
     CHECK ( expression )
    ],
    ...
    

Menambahkan Constraint Pada Table

Anda dapat menambahkan constraint pada sebuah table menggunakan sintak di bawah ini:

ALTER TABLE nama_table
ADD CONSTRAINT nama_constraint [PRIMARY KEY|FOREIGN KEY|CHECK|UNIQUE] (nama_kolom);

Contoh:

ALTER TABLE pegawai
ADD CONSTRAINT PRIMARY KEY(kode_pegawai);

Menghapus Constraint Pada Table

Anda dapat menghapus sebuah constraint pada table dengan menggunakan perintah berikut ini:

ALTER TABLE table_name
 DROP CONSTRAINT constraint_name;

Contoh

ALTER TABLE pegawai
DROP CONSTRAINT pegawai_pk;

Macam-Macam Constraint

Database Oracle mempunyai macam-macam Constraint, yaitu:
  1. Primary Key
    Primary Key atau Kunci Utama adalah sebuah kolom atau gabungan dari beberapa kolom yang mendefinisikan sebuah record yang unik. Dalam sebuah table hanya boleh memiliki sebuah (satu) primary key, tidak boleh lebih.

    Satu lagi yang paling penting adalah bahwa kolom yang mempunyai Primary Key tidak boleh NULL.

    Contohnya adalah sebuah Pegawai tidak boleh memiliki NIP (Nomor Induk Pegawai) yang lebih dari satu (tidak unik).

  2. Foreign Key
    Foreign Key atau KunciSebuah kolom yang nilainya mempunyai referensi ke table lainnya. Biasanya table yang menjadi referensi adalah tabel yang mempunyai field Primary Key.

  3. Not Null
    Sebuah kolom yang mempunyai constraint NOT NULL artinya bahwa kolom itu tidak boleh null. Contohnya adalah kolom jenis kelamin itu tidak boleh null, karena setiap manusia pasti mempunyai jenis kelamin baik pria maupun wanita.

  4. Unique Key
    Constraint Unique Key ini sebenarnya mirip dengan constraint Primary Key, yaitu sama-sama bernilai unik. Bedanya adalah kalau Unique Key ini boleh bernilai NULL sedangkan Primary Key tidak boleh bernilai NULL.

    Perbedaan lainnya adalah Unique Key dapat diaplikasikan lebih dari satu pada suatu table, sedangkan Primary Key hanya boleh satu.

  5. Check
    Check Constraint akan mengecek data atau nilai yang masuk, apabila sesuai kondisi yang telah ditentukan maka bernilai true atau boleh masuk, sedangkan kalau bernilai false maka data tidak boleh masuk.

    Contohnya adalah sebuah kolom ditable dibuat constraint check > 1000, maka data yang boleh masuk adalah data yang lebih dari 1000.

  6. Default
    Default Constraint digunakan untuk memberikan nilai default untuk sebuah kolom. Jika Anda tidak memberikan nilai pada kolom ini, maka secara otomatis akan memberikan nilai default pada kolom ini.
Pada pembahasan selanjutnya, Kita akan pelajari lebih detail tentang Penggunaan jenis-jenis constraint beserta contoh dan latihan. Jadi tunggu saja seri berikutnya.

Referensi


Sekian tutorial Mengenal Macam-Macam Constraint di Oracle Database. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan anda share dan bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,

Naura-Lab

Bagaimana Cara Menggunakan Built In Numeric Function di Oracle Bagian 1

Dibawah ini adalah macam-macam built-in Numeric Function di Oracle SQL. Numeric Function biasanya digunakan untuk perhitungan matematika.



Numeric Function merupakan salah satu dari Single Row Function yang ada di Oracle, yaitu merupakan Fungsi yang mengembalikan satu record/row.

Pada bagian tutorial ini, kita akan mempelajari lebih detail tentang ABS Function, SIGN Function, TRUNC Function, ROUND Function, CEIL Function, dan FLOOR Function.

ABS Function

Fungsi ABS (Absolute) digunakan untuk mengembalikan nilai absolute dari suatu bilangan/number.

Sintak Dasar:

SELECT ABS(n) FROM nama_table;

Dimana "n" adalah bilangan atau number.

Contoh:

SQL> SELECT ABS(10), ABS(-10)
  2  FROM dual;

   ABS(10)   ABS(-10)
---------- ----------
        10         10

SIGN Function

Fungsi SIGN akan memberikan nilai 1, jika bilangan itu positif dan memberikan nilai -1 jika bilangan itu negatif.

Sintak Dasar

SELECT SIGN(x) FROM nama_table;

Dimana "x" adalah suatu bilangan atau number.

Contoh:

SQL> SELECT SIGN(10), SIGN(-10)
  2  FROM dual;

  SIGN(10)  SIGN(-10)
---------- ----------
         1         -1 

TRUNC Function

Fungsi TRUNC digunakan untuk melakukan pemotongan terhadap suatu bilangan pecahan dengan presisi tertentu.

Sintak Dasar :

SELECT TRUNC(number, decimal_format)
  FROM nama_table;

Keterangan:
- number : Number atau bilangan
- decimal format : Berapa decimal yang akan dipotong.

Contoh:

SQL> SELECT TRUNC(1.234,1), TRUNC(1.234,2), TRUNC(1.234,3), TRUNC(123.4,-1)
  2  FROM dual;

TRUNC(1.234,1) TRUNC(1.234,2) TRUNC(1.234,3) TRUNC(123.4,-1)
-------------- -------------- -------------- ---------------
           1,2           1,23          1,234             120

ROUND Function

Sintak Dasar:

SELECT ROUND(number, decimal_format)
  FROM nama_table;

Keterangan:
- number : bilangan yang akan dibulatkan
- decimal_format : berapa decimal akan dibulatkan

Contoh:

SQL> SELECT ROUND(1.87452,1) FROM dual;

ROUND(1.87452,1)
----------------
             1,9

SQL> SELECT ROUND(1.87452,2) FROM dual;

ROUND(1.87452,2)
----------------
            1,87

SQL> SELECT ROUND(1.87452,3) FROM dual;

ROUND(1.87452,3)
----------------
           1,875

SQL> SELECT ROUND(1.87452,-1) FROM dual;

ROUND(1.87452,-1)
-----------------
                0


CEIL Function

CEIL Function adalah salah satu Fungsi Numerik di Oracle yang digunakan untuk membulatkan ke atas dari suatu bilangan/angka. Hasilnya selalu bilang bulat (integer) berbeda dengan fungsi ROUND yang bisa menghasilkan bilangan pecahan.

Sintak Dasar

SELECT CEIL(number)
  FROM nama_table;

Contoh:

SQL> SELECT CEIL(1.38) FROM dual;

CEIL(1.38)
----------
         2

SQL> SELECT CEIL(-1.38) FROM dual;

CEIL(-1.38)
-----------
         -1

FLOOR Function

FLOOR Function adalah salah satu Fungsi Numerik di Oracle yang digunakan untuk membulatkan kebawah dari suatu bilangan/angka. Sama seperti CEIL Function, FLOOR Function mengembalikan nilai bilangan positif (integer).

Sintak Dasar:

SELECT FLOOR(number)
  FROM nama_table;

Contoh:
SQL> SELECT FLOOR(1.38) FROM dual;

FLOOR(1.38)
-----------
          1

SQL> SELECT FLOOR(-1.38) FROM dual;

FLOOR(-1.38)
------------
          -2

Referensi


Sekian tutorial Singkat Bagaimana Cara Menggunakan Built In Numeric Function di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan anda share dan bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,

Naura-Lab

Bagaimana Cara Menggunakan Update Statement di Oracle

Untuk mengubah atau update data/record di suatu table, Anda bisa menggunakan UPDATE Statement.Yang perlu Anda perhatikan adalah, data yang akan Anda update harus sesuai dengan tipe data field/kolom tersebut.



Update Statement akan saya jelaskan lebih detail pada pokok bahasan di bawah ini.

Sintak Dasar

Di bawah ini adalah sintak dasar Update Statement di Oracle.

UPDATE nama_table
   SET nama_kolom = value,
       nama_kolom = value,
       ...
 WHERE kondisi;

Latihan

Sebagai contoh dan latihan, coba Anda ikuti langkah-langkah berikut ini:
  1. Login ke database Oracle

    C:\Users\Dev>sqlplus nursalim/nursalim123
    
    SQL*Plus: Release 11.2.0.1.0 Production on Sab Jan 3 05:35:36 2015
    
    Copyright (c) 1982, 2010, Oracle.  All rights reserved.
    
    
    Connected to:
    Oracle Database 11g Enterprise Edition Release 11.2.0.1.0 - 64bit Production
    With the Partitioning, OLAP, Data Mining and Real Application Testing options
    

  2. Buat Table KARYAWAN

    SQL> CREATE TABLE karyawan(
      2  id VARCHAR2(5),
      3  nama VARCHAR2(30),
      4  status VARCHAR2(30)
      5  );
    
    Table created.
    

    SQL> desc karyawan;
     Name                                      Null?    Type
     ----------------------------------------- -------- -------------------
     ID                                                 VARCHAR2(5)
     NAMA                                               VARCHAR2(30)
     STATUS                                             VARCHAR2(30)
    
    

  3. Insert data ke table KARYAWAN

    SQL> insert into karyawan
      2  values('001','Dahlan','Tetap');
    
    1 row created.
    
    SQL> insert into karyawan
      2  values('002','Bagus','Tidak Tetap');
    
    1 row created.
    
    SQL> insert into karyawan
      2  values('003','Dini','Tetap');
    
    1 row created.
    
    
    
  4. Tampilkan data KARYAWAN


  5. ID    NAMA                           STATUS
    ----- ------------------------------ ------------------------------
    001   Dahlan                         Tetap
    002   Bagus                          Tidak Tetap
    003   Dini                           Tetap
    
    
  6. Dari data Karyawan diatas, Update data karyawan yang namanya "Dahlan" Menjadi "Mr.  Dahlan"

    SQL> UPDATE karyawan
      2  SET nama = 'Mr. Dahlan'
      3  WHERE nama = 'Dahlan';
    
    1 row updated.
    
    

    Untuk membuktikan apakah datanya benar berubah atau tidak, coba Anda query ke table KARYAWAN, dan hasilnya akan seperti dibawah ini

    SQL> SELECT * FROM karyawan;
    ID    NAMA                           STATUS
    ----- ------------------------------ -------------------
    001   Mr. Dahlan                     Tetap
    002   Bagus                          Tidak Tetap
    003   Dini                           Tetap
    
    

    Dari hasi query diatas, terlihat bahwan nama "Dahlan" sudah berubah menjadi "Mr. Dahlan"

  7. Update data Karyawan dari Status "Tidak Tetap" Menjadi "Tetap"

    SQL> UPDATE karyawan
      2  SET status = 'Tetap'
      3  WHERE status = 'Tidak Tetap';
    
    1 row updated.
    
    

    Untuk membuktikan apakah datanya benar berubah atau tidak, coba Anda query ke table KARYAWAN, dan hasilnya akan seperti dibawah ini:

    SQL> SELECT * FROM karyawan;
    
    ID    NAMA                           STATUS
    ----- ------------------------------ ------------
    001   Mr. Dahlan                     Tetap
    002   Bagus                          Tetap
    003   Dini                           Tetap
    
    

    Dari hasil query diatas, terlihat bahwa semua karyawan statusnya telah ter-update menjadi "Tetap".

Referensi


Sekian tutorial Singkat Bagaimana Cara Menggunakan Update Statement di Oracle. Semoga bermanfaat & Selamat Belajar database Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan anda share dan bagikan dengan teman-teman Anda, dan jika Anda ingin berdiskusi tentang judul tutorial diatas, atau pun mau bertanya tentang tutorial ini silahkan Anda untuk menggunakan fasilitas komentar untuk berdiskusi dan bertanya di blog ini.

Salam,

Naura-Lab

Drop Table & Truncate Table di Database Oracle

Menghapus Table (Drop Table)

Untuk menghapus table di database Oracle, anda bisa menggunakan perintah di bawah ini:

DROP TABLE nama_skema.nama_table [CASCADE CONSTRAINTS | PURGE];

Yang perlu anda ketahui, bahwa ketika anda menghapus table di Oracle, sebenarnya table yang anda hapus di pindahkan ke recycle bin oracle.

Untuk mengetahui table-table yang telah terhapus, dan masuk ke recycle bin oracle anda bisa menggunakan perintah di bawah ini.

SHOW recyclebin;

Penjelasan:
  • Keyword nama_skema digunakan apabila anda ingin menghapus table di luar user/skema anda
  • Keyword PURGE digunakan apabila tabel akan dihapus selamanya. Jika anda menggunakan keyword ini, table yang anda hapus tidak bisa di-recovery lagi, karena table di hapus dari recycle bin oracle. 
Warning!:

Anda harus hati-hati ketika Anda menggunakan perintah DROP Table ini. Anda harus konsultasi dulu sama DBA (Database Administrator) Anda.

Latihan

Sebagai latihan untuk menghapus table, coba anda ikuti langkah-langkah dibawah ini:
  1. Login di database Oracle

    C:\Users\Dev>sqlplus nursalim/nursalim123
    
    SQL*Plus: Release 11.2.0.1.0 Production on Rab Des 31 15:25:14 2014
    
    Copyright (c) 1982, 2010, Oracle.  All rights reserved.
    
    
    Connected to:
    Oracle Database 11g Enterprise Edition Release 11.2.0.1.0 - 64bit Production
    With the Partitioning, OLAP, Data Mining and Real Application Testing options
    

  2. Buat table TEST_TABLE

    SQL> create table TEST_TABLE(
      2  kolom_1 varchar2(10));
    
    Table created.
    

  3. Tampilkan table TEST_TABLE

    SQL> select * from tab;
    
    TNAME                          TABTYPE  CLUSTERID
    ------------------------------ ------- ----------
    TEST_TABLE                     TABLE
    

  4. Hapus/Drop table TEST_TABLE

    SQL> drop table TEST_TABLE;
    
    Table dropped.
    

  5. Tampilkan table TEST_TABLE

    SQL> select * from tab;
    
    TNAME                          TABTYPE  CLUSTERID
    ------------------------------ ------- ----------
    BIN$WEvgka/5TYykF66JubkqOA==$0 TABLE
    

  6. Lihat Recycle Bin

    SQL> show recyclebin;
    ORIGINAL NAME    RECYCLEBIN NAME                OBJECT TYPE  DROP TIME
    ---------------- ------------------------------ ------------ -------------------
    TEST_TABLE       BIN$WEvgka/5TYykF66JubkqOA==$0 TABLE        2014-12-31:15:32:14
    

Mengosongkan Isi Table (Truncate Table)

Untuk mengosongkan isi table (data) di database Oracle, anda bisa menggunakan perintah di bawah ini:

TRUNCATE TABLE nama_skema.nama_table;

Latihan

Sebagai bahan latihan untuk truncate table, coba anda ikuti langkah-langkah ini:
  1. Login ke database Oracle

    C:\Users\Dev>sqlplus nursalim/nursalim123
    
    SQL*Plus: Release 11.2.0.1.0 Production on Rab Des 31 15:25:14 2014
    
    Copyright (c) 1982, 2010, Oracle.  All rights reserved.
    
    
    Connected to:
    Oracle Database 11g Enterprise Edition Release 11.2.0.1.0 - 64bit Production
    With the Partitioning, OLAP, Data Mining and Real Application Testing options
    

  2. Buat table TEST_TABLE

    SQL> create table TEST_TABLE(
      2  kolom_1 varchar2(10));
    
    Table created.
    

  3. Isi data table TEST_TABLE

    Insert into NURSALIM.TEST_TABLE
       (KOLOM_1)
     Values
       ('Nursalim');
    Insert into NURSALIM.TEST_TABLE
       (KOLOM_1)
     Values
       ('Nani Indri');
    Insert into NURSALIM.TEST_TABLE
       (KOLOM_1)
     Values
       ('Naura Kras');
    Insert into NURSALIM.TEST_TABLE
       (KOLOM_1)
     Values
       ('Ahmad F');
    COMMIT;
    

  4. Tampilkan data table TEST_TABLE

    SQL> select * from TEST_TABLE;
    
    KOLOM_1
    ----------
    Nursalim
    Nani Indri
    Naura Kras
    Ahmad F
    

  5. Truncate/Kosongkan table TEST_TABLE

    SQL> truncate table TEST_TABLE;
    
    Table truncated.
    

  6. Tampilkan data table TEST_TABLE

    SQL> select * from TEST_TABLE;
    
    no rows selected
    

Sekian tutorial singkat mengenai Drop Table & Truncate Table di Database Oracle. Semoga bermanfaat & Happy Learning Oracle Database :).

Jika anda menyukai tutorial ini, silahkan anda share tutorial ini dengan teman-teman anda.

Salam,

~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com

Referensi

Bagaimana Cara Insert Data ke Table di Database Oracle

Pada tutorial sebelumnya, kita telah belajar lebih detail tentang Bagaimana Cara Membuat Table di Oracle. Pada tutorial kali ini, kita akan belajar Bagaimana Cara Insert Data ke Table yang telah kita buat.

Untuk memasukkan data ke dalam table, anda bisa menggunakan perintah "INSERT INTO". Perintah ini akan kita bahas detail pada tutorial kali ini.

Catatan:
  • Ketika kita ingin memasukkan/insert data ke dalam suatu table, kita harus memastikan terlebih dahulu bahwa data yang kita masukkan sesuai dengan tipe data yang ada dikolom table tersebut.
  • Apabila kolom di table itu mempunyai tipe constraints NOT NULL, maka anda tidak boleh memberikan nilai null pada kolom tersebut.
  • Anda harus memberikan perintah COMMIT setelah proses Insert Data, agar data masuk ke table.

Ada 2 jenis perintah Insert data ke table, yaitu:
  • INSERT dengan VALUES Statement.
  • INSERT dengan SELECT Statement.

Kedua jenis perintah Insert diatas, akan kita bahas lebih detail di bawah ini.

INSERT Dengan VALUES Statement

Untuk menggunakan INSERT dengan VALUES statement, anda bisa menggunakan sintak di bawah ini:

INSERT INTO table
(column1, column2, ... )
VALUES
(expression1, expression2, ... );

Misalkan anda mempunyai sebuah table MAHASISWA dengan struktur berikut:

Kolom Tipe Data Length
npm varchar2 10
nama varchar2 30
tempat_lahir varchar2 30
tanggal_lahir date
gender char 1
jurusan varchar2 30

Silahkan anda jalankan script berikut untuk membuat table MAHASISWA seperti diatas.

CREATE TABLE MAHASISWA
(
  NPM            VARCHAR2(10 BYTE),
  NAMA           VARCHAR2(30 BYTE),
  TEMPAT_LAHIR   VARCHAR2(30 BYTE),
  TANGGAL_LAHIR  DATE,
  GENDER         CHAR(1 BYTE),
  JURUSAN        VARCHAR2(30 BYTE)
)

Anda bisa memasukkan data ke table MAHASISWA diatas dengan cara berikut ini:

INSERT INTO MAHASISWA (npm, nama, tempat_lahir, tanggal_lahir, gender, jurusan)
VALUES ('201482738','Nani Indriyani','Brebes','12-JAN-1990','P','Bahasa Inggris');

INSERT INTO MAHASISWA (npm, nama, tempat_lahir, tanggal_lahir, gender, jurusan)
VALUES ('201498989','Ahmad Fatoni','Jakarta','01-MAR-1995','L','Teknik Informatika');

COMMIT;

Untuk menampilkan data yang telah anda masukkan, anda bisa menggunakan perintah di bawah ini:

SELECT * FROM MAHASISWA;

Perintah SELECT diatas akan menampilkan data di table MAHASISWA seperti berikut.

Bagaimana Cara Insert Data ke Table di Database Oracle

INSERT Dengan SELECT Statement

Untuk cara yang kedua, insya allah akan kita bahas pada sesi berikutnya. Jadi tunggu saja update-an nya. Terima kasih

Sekian tutorial singkat Bagaimana Cara Insert Data ke Table di Database Oracle. Semoga bermanfaat & Happy Learning Belajar Oracle.

Jika Anda menyukai tutorial ini, silahkan Anda share dengan teman-teman Anda yang membutuhkan.

Salam,

~Nursalim~
Naura-Lab.blogspot.com